Tuesday, September 29, 2009

Kami Bukan

Aku melihat orang-orang besar
Yang sibuk berlari ke sana kemari
Seperti tikus-tikus kecil yang lari dari perangkap

Sepatu-sepatu besar mereka menggertak galak
Bunyi derak kaki mereka menggegap
Wajah-wajah mereka penuh dengan kontemplasi

Mereka tak pernah berhenti berlari
Mengejar apa-apa aku tak tahu
Berlari dari apa hanya mereka yang mengerti

Orang-orang besar berlari di bawah bayang
Bernafas, terengah, tapi tak hidup
Terus berlari tanpa pernah meraih apa-apa

Dan mereka terus berlari melewati kami
Karena kami menolak ikut berlari
Kami bukan tikus yang panik lari dari perangkap

Kami orang-orang besar
Yang lewat dari jarak pandang mereka

Karena sepatu kami kecil dan tak menggertak
Karena derak kaki kami kurang menggegap
Dan kontemplasi kami bukan di wajah adanya

-me
29.09.09

Antara malam, siang, dan aku

Jam berdetak sekali dua kali seribu kali
Sehari dua hari tiga hari seribu tahun
Berputar putar melingkar kembali
Ke awal lagi ke kosong lagi melamun

Lampu meredup redup di ujung sendiri
Mata terbuka menatap tak tahu apa
Bayangan hitam temaram menari nari
Hati berdegup kencang entah milik siapa

Kami di sini malam ini sendiri bernyanyi
Bersama jiwa jiwa yang bersama kami mencari
Sebentar pagi datang lagi dalam sunyi
Dan kami berlarian ke sana kemari

Esok kami tak tahu apa siapa dan kenapa
Tapi malam ini kami ada di sini
Dan kami mencoba untuk terus lupa
Agar kami bisa jadi lebih berani

Malam kami terus menari dan mencari
Di ruang kosong di sudut sunyi di terang hilang
Siang nanti kami harus berlari ke sana kemari
Sampai kemudian bertemu lagi ketika jam berdentang.

29.09.09
Auburn

-me

"For all that's lost and waiting to be found"