“Selamat sore, Pak Polisi.”
“Nama?”
“Ngatno, Pak Polisi.”
“Alamat?”
“Jalan Perkampungan Kumuh No. 13, Pak Polisi.”
“Nama bapak situ siapa?”
“Paidjo, Pak Polisi.”
“Orang miskin, ya?!”
“Oh, nggak Pak Polisi.”
“Kerjaan bapak kamu?!”
“Tukang parkir, Pak Polisi.”
“Memangnya jadi tukang parkir, kaya?!”
“Loh, iya pak..
Kaya
kan
rel…”
“DIAM KAMU! Jangan banyak omong!”
“Baik, Pak Polisi.”
“Ngapain kamu?”
“Diam, Pak Polisi.”
“GOBLOK! Ngapain kamu sampai dibawa ke sini?”
“Nyolong, Pak Polisi.”
“Dasar orang miskin! Nyolong apa?!”
“Ayam, Pak Polisi.”
“Ayam saja dicolong!”
“Maaf, Pak Polisi.”
“Ayamnya buat apa?”
“Dijual, Pak Polisi.”
“Duitnya?!”
“Buat bawa anak berobat, Pak Polisi.”
“Dasar orang miskin!”
“Maaf, Pak Polisi.”
“Ya sudah! Kamu masuk penjara!”
“Berapa lama, Pak Polisi?”
“Seribu tahun!”
***
“Selamat sore, Pak Polisi.”
“Selamat sore, Pak. Maaf, kalau boleh tahu, nama panjang bapak, siapa?”
“Toni Moeharto.”
“Oh, iya, baik, Pak. Kalau alamat bapak?”
“Jalan Perumahan Elit No. 1.”
“Nama bapak atau orang tua, Pak?”
“Pak Roni Moeharto.”
“Maaf, Pak. Tolong dijawab, pekerjaannya Pak Roni Moeharto, apa, Pak?
“Dulu pengusaha, tapi sudah pensiun. Bapak saya orang kaya. Punya rumah 7. Perusahaannya, tersebar di seluruh Indonesia. Anak perusahaannya lebih dari 200 perusahaan. Investasi di mana-mana. Baru kemarin dia beli perkebunan kelapa sawit. Mobilnya yang….”
Dua jam kemudian.
“Pokoknya, bapak saya itu kaya lah.”
“Oh, iya Pak.”
“Apa lagi?”
“Begini Pak. Kalau saya oleh tahu, bapak kenapa bisa dibawa kemari?”
“Korupsi.”
“Maaf, Pak. Berapa banyak?
“Tiga ratus
lima puluh
enam triliun.”
“Oh, untuk apa ya Pak, uangnya?”
“Untuk keliling dunia, makan enak, untuk anak dan istri. Belanja.”
“Oh, iya.”
“Oh iya melulu! Terus gimana?”
“Oh, iya. Begini, Pak. Karena bapak bersalah korupsi, Bapak harus mendapat hukuman. Bapak harus ditahan, Pak.”
“Berapa lama?”
“Tiga tahun, Pak.”
***
“Tujuh belas Agustus tahun empat
lima…”
“Selamat pagi, Pak Toni Moeharto. Anda mendapat remisi.”
“Berapa bulan?”
“Tiga puluh bulan, Pak.”
“Dua setengah tahun?”
“Iya, Pak. Karena berkelakuan baik.”
“Oh, iya. Makasih. Jadi saya sudah boleh keluar?”
“Besok, Pak.”
“Maaf, Pak Polisi, saya dapat remisi tidak?”
“Nama?”
”Ngatno.”
“Nggak!"
”Kenapa, Pak?”
“Sudah kebanyakan yang dikasih remisi!”
***
“Pak Toni, selamat datang kembali ke perusahaan kita.”
“Terima kasih.”
“Kami sudah membuat pesta selamat datang atas kebebasan bapak.”
“Oh, iya, iya.”
“Senang sekali bertemu dengan bapak lagi.”
“Oh, iya.”
“Kolega-kolega bapak sudah tidak sabar untuk bekerja sama lagi dengan bapak.”
“Bagus, bagus. Kekayaan saya tidak diapa-apakan?”
“Tidak, Pak.”
“Bagus.”
***
“Heh, maling! Kamu sudah bebas?”
“Sudah. Maaf, Pak. Saya mau melamar pekerjaan.”
“Kamu pikir saya mau kasih kerjaan maling kayak kamu?”
“Maaf, Pak.”
“Sana, pergi!”
---
“Permisi, Pak.”
“Ya?"
“Saya mau cari pekerjaan. Apa saja saya mau.”
“Saya ogah mempekerjakan maling kayak kamu!”
---
“Permi…”
”Heh! Maling! Ngapain kamu ke sini?! PERGI!”
***
“Pak, anakmu sakit. Butuh uang.”
“Bapak, saya sudah ditagih uang sekolah.”
“Pak, tagihan listrik sudah menumpuk.”
“Bapak, saya lapar.”
“Pak!”
“Bapak!”
“Pak!”
“Bapak!”
***
“Saya nanti alihkan perhatiannya, kamu masuk lewat pintu samping.”
“Kamu yakin pintu samping nggak ada yang jaga?”
“Yakin! Kamu penakut amat sih No?”
“Saya takut dipenjara lagi.”
”Sudah, aman! Ayo! Satu, dua, tiga! Lari!”
Trap, trap, trap.
Kriet.
Bruk!
Gubrak!
“MALING!!!!”
“Dasar maling!”
“Gebukin aja!”
“Ampun!”
“Dasar maling! Sekali maling tetap maling!”
“Sudah! Bakar saja!”
“Ni korek!”
“Ni bensin!”
Byur!
Cres!
”Aaaaah!!!”
“MAMPUS LO! DASAR MALING!”
“Kebenaran menang!”
“Menang kebenaran!”
“Hukum sudah berdiri!”
“Sudah berdiri hukum!”
“Keadilan ditegakkan!”
“Ditegakkan keadilan!”
***
Nyawa sang maling melayang.
Harta sang koruptor mengembang.
Dunia bersenang-senang.
Atas keadilan yang katanya sudah menang.
13/05/07
-me
was in my friendster blog
Wednesday, January 2, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
4 comments:
i've said this once,
i will say it again.
i love it!
^^
i think i've commented on this one as well, have i not?
it's really cool! =D
anyway, kemaren ngasih komen kok sampe 2 kali? hehe..
happy new year juga!
i'm doing good, i guess..
how bout you?
i just got it, "Toni Moeharto".. lol..
anyway i just have to say we were talking about this in my Civil Rights class (although the context was Nicole Richie..) but i got reminded of this and i reckon this work of yours is genius!!
thanks mitt
yeah,
some ppl think im crazy for putting that name out here
Post a Comment